Home / Agen asuransi / Ingin Jadi Agen Asuransi? Ini Caranya

Ingin Jadi Agen Asuransi? Ini Caranya

agen asuransiSelasa, 2 Juni 2015, seseorang mengirimkan SMS. “Pak, bagaimana cara menjadi agen asuransi, ya? Saya ingin jadi agen asuransi. Saat ini saya kerja sebagai satpam kontrak. Saya ingin memperbaiki perekonomian keluarga di masa mendatang”. Demikian SMS yang bersangkutan. Selanjutnya ia mengirim PIN BB, dan kami melanjutkan komunikasi via BB. Kami kemudian janjian untuk ketemu, Sabtu mendatang di Pasar Modern.

Terpikir oleh saya, alangkah baiknya jika saya tulis langkah-langkah menjadi agen asuransi dan saya posting ke blog. Ini tentunya akan mempermudah bagi para calon agen, terutama yang berada di luar kota yang tidak bisa langsung bertemu dengan saya. Nah, berikut ini beberapa langkah praktis untuk menjadi agen asuransi Allianz. Ingin tau kelebihan bisnis asuransi? baca DI SINI.

Pertama, daftarkan diri Anda sebagai nasabah. Yah, sebelum menjadi agen Anda harus menjadi nsabah terlebih dahulu. Secara etika ini juga merupakan hal yang harus dipenuhi. Bagaimana mungkin Anda akan menjual dan menawarkan asuransi kepada orang lain sedangkan Anda tidak pernah membeli asuransi?

Dengan menjadi nasabah tentunya membuat seorang agen semakin percaya diri. Tak jarang nasabah yang kita tawari balik bertanya: Bapak sendiri nasabah Allianz bukan? Naa… kalau kita bukan nasabah kan kebakaran jenggot, ya. Wah… saya tidak punya uang untuk daftar asuransi. Tak masalah. Ambil saja premi yang termurah, bisa juga yang tahunan. Toh, nanti kalau sudah mulai jualan modal cepat balik.

Kedua, ujian AAJI. Agen asuransi adalah profesi resmi. Seorang agen harus mempunyai nomor lisensi. Dan untuk mendapatkan nomor ini ia harus lulus ujian AAJI. Sulit ga ujiannya? Hemat saya sih tidak terlalu. Tapi jangan khawatir sebelum ujian nanti saya kasih kisi-kisinya untuk dipelajari. Jadi kita latihan dulu.

Ketiga, pelatihan tentang produk. Sebelum kita berjualan tentunya kita harus paham produk yang kita jual. Nah, untuk itulah bagi agen yang telah lulus ujian AAJI dipersilahkan untuk mengikuti training produk. Apakah ini wajib? Sebenarnya tidak. Kalau memang sudah paham misalnya dengan belajar sendiri tidak ikut juga tidak apa. Langsung saja jualan. Saya sendiri lebih banyak belajar langsung sama leader, mesikupun saya juga ikut training produk resmi.

Keempat, latihan membuat ilustrasi. Setelah kita mempunyai lisensi kita akan dikasih software untuk membuat ilustrasi asuransi. Sebelum daftar asuransi nasabah sudah kita buatkan ilustrasinya. Ilustrasi ini memuat: usia, besar premi, cara bayar, manfaat yang diterima, dan beberapa hal penting yang harus diketahui nasabah sejak awal. Ini juga ada trainingnya kalau mau ikut. Kalau tidak belajar sama saya juga bisa. Gampang kok.

Kelima, jualan. Yah, setelah keempat hal di atas dilalui tentunya kita sudah bisa jualan. Mulailah menawarkan asuransi kepada keluarga terdekat. Cerita dan ceritalah terus kepada semua orang tentang asuransi. Oh iya, jangan lupa. Agen asuransi bukan hanya jualan. Ia juga punya tugas suci untuk mengedukasi masayarakat tentang pentingnya asuransi. Kita tahu asuransi begitu penting. Tapi kenyataannya masih banyak masyarakat yang alergi dengan asuransi.[] Baca juga: Tamatan S2 Jadi Agen Asuransi.

Demikian, semoga bermanfaat.
Jika butuh bantuan, silahkan hubungi saya:
Tohirin
081906091083, PIN BB: 53E91F32

About mastomasto

Check Also

Kandidat Doktor Jadi Agen Asuransi

Sekarang ini saya tercatat sebagai mahasiswa S-3 di Universitas Ibn Khaldun, Bogor, dengan konsentrasi Pendidikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *