Home / Agen asuransi / Ilustrasi Asuransi yang Baik

Ilustrasi Asuransi yang Baik

Sebelum nasabah benar-bilustrasi asuransienar daftar asuransi, agen asuransi pasti akan membuatkan ilustrasi terlebih dahulu. Isi pokok ilustrasi ini terdiri dari besaran premi yang harus dibayar, cara bayar, dan macam-macam serta besaran uang pertanggungan (UP) yang akan diterima oleh nasabah. Ilustrasi ini tentunya didasarkan pada permintaan nasabah sesuai dengan kebutuhannya. Namun demikian, seorang agen diharuskan memberikan saran dan masukan kepada calon nasabah. Sebab tidak semua calon nasabah paham dengan asuransi.

Seorang agen biasanya sudah paham mana saja asuransi terpenting untuk nasabah sehingga ia dapat membuatkan ilustrasi yang cocok untuk nasabah. Nah, dalam konteks ini penting bagi calon nasabah untuk menceritakan berbagai kondisi yang ditanyakan oleh agen sehingga agen tersebut dapat membaca dengan tepat kebutuhan asuransi yang sesuai dengan calon nasabah.

Namun demikian, tak jarang ada saja agen yang kurang paham dengan asuransi. Repotnya lagi calon nasabah juga tidak paham dengan asuransi. Nah, di sinilah terkadang terjadi kesalahpahaman. Tak jarang ilustrasi yang dibuat tidak cocok, bahkan boleh jadi merugikan nasabah. Untuk itulah kiranya penting untuk mengetahui beberapa hal dasar dalam membuat atau pun menilai ilsutrasi asuransi. Hal ini sangat penting mengingat kontrak perjanjian dalam polis nantinya akan akan didasarkan pada ilustrasi ini. Lantas bagaiamana model ilustrasi yang baik?

Pertama, besar premi dan cara bayarnya. Perhatikan besar premi yang harus dibayar. Apakah sudah sesuai dengan yang diinginkan atau belum. Kemudian perhatikan juga cara bayarnya: bulanan, tiga bulanan, empat bulanan, enam bulanan, tahunan. Mana yang Anda kehendaki. Kemudian cara bayarnya apakah debet rekening atau transfer manual.

Kedua, jenis dan besaran uang pertanggungannya. Apakah jenis pertanggungan sudah sesuai dengan yang Anda inginkan? Dan apakah besar UP-nya juga sudah sesuai? Mintalah UP yang maksimal kepada agen. Namun demikian, besaran UP jangan sampai membuat ketercukupan investasi drop di tahun-tahun awal.

Ketiga, ketercukupan hasil investasinya. Perhatikan ketercukupan hasil investasinya. Sebab poin inilah yang akan menopang keberlangsungan asuransi Anda dalam jangka panjang. Ini berkaitan dengan poin kedua di atas. Makin besar UP, maka semakin kecil nilai investasinya. Jadi jangan tergiur hanya dengan UP besar.

Ilustrasi asuransi yang baik, hasil investasinya pada posisi return 13 % mencukupi. Kalau kita lihat pada gambar ilustrasi, di situ tidak ada gambar bintangnya. Jika ternyata ilustrasi yang Anda terima ada gambar bintang-bintangnya, itu berarti pada tahun tertentu hasil investasi tidak mencukupi yang berarti pula Anda harus menambah premi pada tahun tersebut jika ingin meneruskan asuransi. Karena itulah maka mintalah untuk direvisi. Konsekuensinya tentu saja menurunkan UP, mengalihkan UP yang lebih murah, atau pun menambah premi. Premi 1 juta 100 ribu per bulan dapat UP total 3 miliar. Mau? Silahkan KLIK DI SINI.

Jika butuh bantuan, silahkan hubungi saya:

Tohirin
081906091083, PIN BB: 53E91F32

About mastomasto

Check Also

Asuransi Untuk Investasi VS Investasi Reksadana

Jika bertanya kepada seorang perencana keuangan, maka idealnya setiap orang perlu memiliki investasi dan juga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *