Selamat Muktamar untuk NU dan Muhammadiyah

Muktamar Muhammadiyahwww.kabarasuransi.com mengucapkan: SELAMAT BERMUKTAMAR UNTUK NAHDLATUL ULAMA (NU) DAN MUMAMMADIYAH; Semoga Menghasilkan Keputusan-keputusan yang Mencerahkan Umat. NU dan Muhammadiyah, dua organisasi besar sosial-keagamaan di negeri ini kali ini sedang menyelenggarakan Muktamar.

Muktamar NUMuktamar NU diselenggarakan di Jombang, 1 – 5 Agustus 2015, dengan tema: Meneguhkan Islam Nusantara untuk Peradaban Indonesia dan Nusantara. Sedangkan Muktamar Muhammadiyah diselenggarakan di Makasar mulai 1 – 7 Agustus 2015 (1-3 Sidang Tanwir) dengan tema: Gerakan Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan.

Saya sendiri datang ke Makasar. Warga Muhammadiyah? Iya. Status saya sekarang masih tercatat sebagai pengajar di Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA Jakarta. Tapi secara geneologi saya juga lahir dari kultur NU. Dulu saya nyantri di Ponpes Al-Hidayat, Kebumen, Jawa Tengah. Pesantren ini jelas mempunyai kultur NU yang sangat kental. Kitab-kitab yang diajarkan tentu saja kitab kuning yang lazim diajarkan di pesantren-pesantren NU. Ayah saya diberi amanah sebagai Badal Thariqah Qadiriyah wa Naqsyabandiyah.

Jadi meskipun barangkali tidak mendalam, saya bersyukur mengenal dan mengalami dua model keislaman yang mendominasi negeri ini: model NU dan Muhammadiyah. Manfaat terbesar yang saya dapat adalah saya menjadi tidak fanatik buta atas keduanya. Jangan salah, hari gini masih saja banyak yang salah paham antara kedua organisasi besar ini. Masih ada saja jamaah NU yang menganggap Muhammadiyah sesat. Begitu juga ada saja jamaah Muhammadiyah yang menganggap NU sesat.

Demikian juga berkaitan dengan tema Muktamar keduanya: Islam Nusantara (NU) dan Islam Berkemajuan (Muhammadiyah). Ada sebagian orang yang menkonfrontasikan antara keduanya. Ada yang menuduh Islam Nusantara sebagai: Islam yang penuh bid’ah (Islam-Hindu). Sebaliknya ada yang memaknai Islam Berkemajuan gaya Muhammadiyah sebagai Islam “Wahabi” (Islam-Timur Tengah). Pemaknaan semacam ini jelas tidak tepat, bahkan merugikan umat Islam sendiri.

Muhammadiyah dan NU adalah sayap besar bangsa ini. Keduanya menampilkan model dakwah dengan keunikan dan kekhasannya masing-masing. Karena perbedaan inilah kemudian satu sama lain bisa saling belajar dan saling melengkapi. Keduanya ibarat cermin. Kepada yang lainlah kita dapat bercermin.

Saya sendiri setelah sekian lama berkecimpung di Muhammadiyah terkadang tidak begitu persis dengan diri saya: sudah sejauh manakah saya menjadi Muhammadiyah. Bahkan terkadang tidak bisa menilai secara persis kekurangan dan kelebihannya. Tapi pada saat berkunjung kembali ke guru-guru saya yang NU, saya menjadi paham betul: oh, ini to bedanya Muhammadiyah dan NU. O… ini to kelebihan dan kekurangan NU. O… ini to kelebihan dan kekurangan Muhammadiyah.

Dan sekarang saya juga menjadi agen asuransi. Nah, kalau agen asuransi itu NU apa Muhammadiyah, ya? Laa ilaa haa ulaa-i walaa ilaa haa ulaa (terjemahan bebesanya: tidak NU dan tidak Muhammadiyah, namun juga keduanya). Asuransi syariah itu rahmatan lil-NU, lil-Muhammadiyah wa li-jami’innas alias untuk semua umat. Jadi baik yang NU, Muhammadiyah, maupun yang lainnya dapat daftar asuransi melalui saya. Nah, yang terakhir ini promosi (he, he..).

Butuh bantuan? Silahkan hubungi saya:
Tohirin
081906091083, PIN BB: 53E91F32Hubungi saya:

Iklan

Tentang Masto

Agen asuransi ALLIANZ
Pos ini dipublikasikan di Berita Asuransi dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s