Pahami Tujuan Asuransi Jiwa Anda

keluarga muslim
Sebagaimana telah saya jelaskan dalam tulisan saya sebelumnya bahwa asuransi jiwa Unit Link atau TAPRO mempunyai banyak fitur manfaat (baca: Asuransi Jiwa Bukan Hanya untuk Santunan Kematian). Karena itulah tujuan mengambil produk ini juga bisa bermacam-macam. Malah ada yang ambil ini tujuan utamanya justru bukan asuransi jiwanya, tapi ingin mengambil manfaat lain di dalamnya. Jadi asuransi jiwanya hanya sebagai pintu masuk saja.

Dengan demikian, ringkasnya dapat disimpulkan bahwa orang ambil asuransi jiwa mempunyai 2 fokus tujuan: pertama, fokus pada asuransi jiwanya. Kedua, fokus pada manfaat lain. Nahi, dari kedua tujuan besar ini juga masih harus memperhatikan detail tujuannya sebagai berikut:

Pertama, jika fokusnya adalah ambil asuransi jiwa
Jika fokus Anda ambil asuransi jiwa, maka penting untuk diperhatikan lebih lanjut peruntukkannya untuk apa. Atau dengan kata lain Anda harus menjawab pertanyaan, asuransi jiwa atau santunan kematian yang didapat nanti tujuannya untuk apa?

Secara teori tujuan utama asuransi adalah untuk meminimalisir dampak resiko, terutama resiko keuangan. Artinya, jika Anda meninggal orang-orang di sekitar Anda, yang bergantung pada Anda kemudian tidak terlantar, atau bahkan bisa hidup lebih layak. Tapi pada praktiknya peruntukkan utama asuransi jiwa bebas-bebas saja sesuai kebutuhan dan keinginan Anda.

Mau langsung lihat contoh ilustrasi yang sudah jadi? Klik: PAKET ASURANSI

Namun demikian, untuk memudahkan, saya akan memberikan gambaran umum berbagai tujuan peruntukkan manfaat asuransi jiwa pada umumnya. Tujuan-tujuan tersebut adalah:

  1. Sebagai warisan bagi keluarga atau pun orang-orang sekitar yang bergantung kepadanya. Tujuan ini tepat bagi orang yang masih punya tanggungan keluarga atau banyak orang di sekitar yang bergantung secara ekonomi pada orang tersebut.
  2. Ingin agar tidak merepotkan anak dan orang lain. Ini adalah bagi orang yang sudah tak punya lagi tanggungan keluarga. Tapi barangkali keadaan ekonominya, termasuk anak-anaknya juga terbilang pas-pasan. Dikhawatirkan kalau misalnya sakit atau meinggal nantinya menjadi beban anak cucu. Karena itulah perlu mengambil asuransi jiwa.
  3. Sebagai selamatan kematian. Tak jarang di suatu tempat upacara kematian menghabiskan dana yang tidak sedikit. Karena itulah biaya tersebut perlu diantisipasi. Salah satu cara yang paling praktis adalah dengan membeli asuransi jiwa.
  4. Sebagai dana amal. Gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan amal kebaikan. Demikian kata pepatah. Orang ini sudah tak punya tanggungan. Kalau pun sewaktu-waktu meninggal juga tak berdampak resiko pada orang-orang di sekitarnya. Namun demikian ia ingin matinya meninggalkan manfaat yang lebih besar. Ia ingin misalnya meninggalkan dan satu miliar untuk amal. Nah, karena itulah ia beli asuransi jiwa.
  5. Sebagai jaminan bayar hutang. Jika Anda punya hutang terutama dalam jumlah besar, kemudian Anda tiba-tiba meninggal, apa yang Anda bayangkan? Siapa yang akan membayarnya? Punyakah kita harta warisan sebagai jaminan? Nah, bagi yang mengalami kondisi seperti ini, membeli asuransi jiwa bisa menjadi salah satu solusinya. Saya telah membahas tentang hal ini dalam tulisan saya berikut: ASURANSI UNTUK AGUNAN HUTANG.

Kedua, jika fokus pada manfaat lain selain asuransi jiwanya
Nah, jika fokus Anda dalam mengambil produk asuransi jiwa adalah manfaat selain asuransi jiwanya, maka perlu memperhatikan beberapa hal sebagai berikut:

  1. Asuransi jiwanya diperkecil. Bagaimana pun manfaat asuransi jiwanya harus diambil. Namanya juga asuransi jiwa. Tapi karena fokusnya pada manfaat yang lain, maka manfaat atau uang pertanggungan (UP) jiwa diperkecil saja hingga batas yang memungkinkan untuk ambil yang lain (sebab untuk ambil manfaat asuransi penyakit kritis misalnya, di situ UP asuransi jiwanya tidak bisa lebih kecil dari UP asuransi penyakit kritisnya.
  2. Pilih manfaat dan perbesar UP-nya pada manfaat yang Anda prioritaskan. Pilihannya adalah: asuransi cacat tetap karena kecelakaan, asuransi cacat tetap total, asuransi penyakit kritis, rawat inap terbatas (santunan harian rawat inap), dan rawat inap. Nah, mana diantara manfaat ini yang paling Anda butuhkan tentunya hanya Anda sendiri yang tahu. Sebagai contoh, orang yang sudah punya asuransi kesehatan dari kantor barangkali tidak butuh lagi untuk ambil asuransi rawat inap. Tapi masih memungkinkan ambil asuransi penyakit kritis atau santunan rawat inap. Kenapa? Karena bisa double klaim dan dapatnya uang cash.

Jadi biaya rumah sakit biar saja ditanggung kantor. Sementara itu ia mendapatkan tambahan dana cash dari asuransi yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan lain. Seringkali saat kita sakit yang dibutuhkan bukan hanya pertanggungan biaya rawatnya. Biaya untuk wira-wiri dan lain-lainnya juga tak kalah banyak. Apalagi saat kita sakit tentunya juga off dari pekerjaan yang membuat pendapatan tentu saja juga turut off.

Demikian sedikit penjelasan saya. Terima kasih sudah berkenan membaca tulisan saya: Pahami Tujuan Asuransi Jiwa Anda. Semoga bermanfaat.[]

Mau coba langsung dibuatkan ilustrasi sesuai kebutuhan dan usia Anda? Silahkan klik di sini: MINTA ILUSTRASI ASURANSI.

Mau konsultasi terlebih dahulu?
Silahkan hubungi saya:

Tohirin
081906091083, PIN BB: 7D14F433
Email: lagilagimasto@gmail.com

Iklan

Tentang Masto

Agen asuransi ALLIANZ
Pos ini dipublikasikan di Asuransi Jiwa dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s