Polis Asuransi Bisa Jadi Satu Satunya Harta yang Anda Miliki

polis asuransiKehidupan selalu dipenuhi dengan berbagai biaya yang harus dikeluarkan. Jika sedang berada pada kondisi keuangan yang stabil, biaya-biaya tersebut tidaklaha menjadi sebuah beban. Namun, apabila sedang mengalami kesulitas keuangan, hal yang paling realistis untuk dilakukan adalah mengurangi pengeluaran.

Dalam sebulan, sebuah keluarga biasanya menghabiskan dana untuk biaya-biaya tertentu, seperti biaya rumah tangga, biaya konsumsi pangan, biaya sekolah, bisa cicilan rumah dan kendaraan, biaya bensin untuk kendaraan, pulsa, iuran RT, arisan, asuransi, dan lain sebagainya. Lalu, pengeluaran apa yang perlu dikurangi jika sedang dalam kesulitan keuangan?

Sebagian besar orang mungkin akan menjawab bahwa yang perlu dikurangi adalah premi asuransi yang dibayar setiap bulan. Alasannya, asuransi hanya bersifat cadangan, sedangkan pengeluaran lainnya bersifat primer. Jadi, daripada mengurangi pengeluaran yang lain, lebih baik mengurangi asuransi. Namun, ternyata melakukan tindakan ini bisa menjadi kesalahan yang paling fatal.

Jika seseorang memiliki jenis polis asuransi unitlink dimana pembayar premi bisa cuti premu sebab usia polisnya sudah melewati dua tahun, maka tidak membayar premi tidak akan menyebabkan polis asuransi hilang begitu saja. Jika demikian yang terjadi, maka menunda membayar asuransi atau mengurangi pengeluaran untuk asuransi dalam bulan tertentu tidak akan berakibat fatal.

Namun, apabila polis asuransi yang dimiliki belum bisa mencapai 2 tahun atau nilai investasi yang dimiliki sangat sedikit, maka hal tersebut tidak memungkinkan bagi pembayar premi untuk cuti premi. Jika si pembayar premi nekat menunda membayar preminya, maka polisnya otomatis tidak aktif. Jika hal seperti ini terjadi, maka keluarga tersebut akan berada dalam masalah besar.

Apabila si pembayar premi berada dalam keadaan baik-baik saja dan tidak ada kejadian yang tidak diharapkan terjadi, masalah keuangan yang dialami mungkin bisa ditangani perlahan. Selain itu, polis asuransi juga bisa dipulihkan. Namun, ini tidak berlaku jika kondisi terburuk yang menimpanya.

Misalkan saja kondisi terburuknya seperti ini. Keluarga tersebut sedang mengalami kesulitan keuangan dan pengeluarannya membengkak. Mereka lalu memutuskan untuk memilih menghentikan pembayaran premi asuransi sehingga polis menjadi lapse. Suatu saat, kejadian tidak terduga terjadi. Salah seorang anggota keluarga masuk rumah sakit karena kecelakaan, atau tertimpa suatu musibah sehingga menyebabkannya meninggal dunia. Dalam kondisi seperti ini asuransi tidak lagi bisa melindungi resiko yang menimpa tersebut, karena polisnya menjadi lapse. Masalahnya kesulitan keuangan yang dihadapi akan terasa semakin berat. Niatnya memulihkan kondisi keuangan, masalah malah semakin sulit.

Di Indonesia, sangat lumrah ditemui kalangan kelas menengah memiliki cicilan utang, khususnya untuk rumah dan kendaraan. Biasanya cicilan utang rumah dan kendaraan ini sudah dilindungi oleh asuransi jiwa. Hal ini cukup menguntungkan, sebab jika si pembayar premi meninggal dunia cicilan rumah dan kendaraan tersebut sudah dianggap lunas karena ditutupi dari asuransi. Dengan demikian, ahli warisnya tetap bisa memiliki harta tersebut.

Namun, banyak juga kalangan kelas menengah yang memiliki utang tapi tidak terlindungi dengan asuransi jiwa, karena utang yang dimiliki biasanya bersifat pribadi, misalnya meminjam ke teman atau kerabat, pegadaian, atau utang kartu kredit. Jika seperti ini keadaannya, maka akan sangat membahayakan. Apalagi ketika keluarga tersebut terkena musibah sehingga utangnya semakin membengkak. Jika pencari nafkah di keluarga tersebut meninggal, maka utangnya pun akan diwariskan kepada keluarganya.

Untuk itu, orang yang memiliki polis asuransi (khususnya asuransi jiwa) dan tetap berusaha membayar preminya dalam keadaan sesulit apa pun, maka itu bisa menjadi bekal satu-satunya. Sebab, asuransi jiwa akan menjadi satu-satunya harta terakhir yang bisa diwariksan kepada ahli waris. Selain itu, UP asuransi ini juga bisa digunakan untuk melunasi utang-utang jika pembayar premi sudah meninggal dunia. Sisanya bisa digunakan untuk menghidupi keluarga yang ditinggalkan.

Allianz Life Indonesia menyediakan produk asuransi jiwa yang bisa menjadi investasi dan menjadi salah satu harta yang bisa diwariskan kepada keluarga jika suatu saat pembayar premi meninggal dunia. Mau tau lebih banyak pilihan produk dan manfaatnya? Silahkan klik DI SINI. Jika mau langsung dibuatkan ilustrasi silahkan klik DI SINI. 

Mau konsultasi dulu? Silahkan hubungi saya:
T o h i r i n (WA/SMS: 081906091083 / SMS: 081319413225)
Email: lagilagimasto@gmail.com

Iklan

Tentang Masto

Agen asuransi ALLIANZ
Pos ini dipublikasikan di Edukasi Asuransi, Informasi dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s