Kelebihan Asuransi Penyakit Kritis

Kelebihan Asuransi Penyakit Kritis

Mungkin Anda bertanya apa saja kelebihan asuransi penyakit kritis. Penyakit kritis dapat menyebabkan dua resiko yang sangat menkhawatirkan: meninggal mendadak dan cacat total. Kedua resiko berat ini tidak hanya akan berpengaruh pada orang yang bersangkutan. Tapi juga pada keluarga dan orang-orang tercinta di sekitarnya, baik pengaruh ekonomi maupun pengaruh psikologis.

Jika yang terserang penyakit kritis ini adalah tulang punggung keluarga. Siapa pun tentunya tak ada yang mau terserang penyakit kritis. Tapi apakah bisa menjamin bahwa kita dapat terhindar dari penyakit ganas ini. Nah, karena itulah tak ada cara lain kecuali kita harus siap. Siap menghadapi resiko terburuk jika sewaktu-waktu terjadi.

Kelebihan Asuransi Penyakit Kritis

Salah satu perusahaan asuransi yang menyediakan produk asuransi penyakit kritis terbaik adalah Allianz. Berikut ini beberapa kelebihan asuransi penyakit kritis Allianz:

1. Tanpa Syarat Survival Period

Survival period atau masa bertahan hidup adalah jangka waktu yang disyaratkan untuk tetap hidup ketika seseorang terdiagnosa sakit kritis. Klaim penyakit kritis baru dapat diajukan jika survival period telah terlewati.

Ada yang mensyaratkan harus bertahan hidup selama 14 hari, ada yang 15 hari, ada yang 30 hari. Jika yang bersangkutan meninggal dunia dalam masa survival period, klaim penyakit kritisnya tidak bisa dicairkan. Tapi itu di tempat lain.

Di Allianz, tidak ada syarat survival period. Sebagai contoh, jika seseorang mengalami serangan jantung lalu meninggal, maka ahli warisnya memperoleh dua manfaat: UP penyakit kritis dan UP meninggal dunia. Dengan catatan, sebelum meninggal dunia sempat menjalani diagnosa untuk mendapatkan bukti medis serangan jantung.

2. Klaim Tanpa harus Menjalani Pengobatan

Klaim dapat diajukan begitu terdiagnosa memenuhi syarat kondisi kritis, tanpa harus menjalani pengobatan/operasi terlebih dahulu. Beberapa penyakit kritis dapat ditunda jadwal operasinya. Nah, sebelum operasi dilakukan, klaim dapat diajukan asalkan kelengkapan syarat-syaratnya terpenuhi.

3. Menanggung Kondisi Cacat

Ada tiga yang masuk kategori cacat tetap total, yaitu: 1) kebutaan; 2) kelumpuhan; 3) hilangnya kemandirian hidup. Apa pun nama penyakitnya, asalkan memenuhi tiga kondisi ini, maka klaim penyakit kritis dapat diajukan.

4. Menanggung Kondisi Kritis yang Disebabkan Kecelakaan

Proteksi penyakit kritis dari Allianz tidak hanya bicara tentang kondisi kritis yang disebabkan oleh penyakit, tapi juga kondisi kritis yang disebabkan oleh kecelakaan. Di antara 49 penyakit kritis, setidaknya ada 10 yang dapat diakibatkan oleh kecelakaan, yaitu:

1) kebutaan; 2) kelumpuhan; 3) hilangnya kemandirian hidup; 4) Tuli; 5) Bisu; 6) Trauma kepala serius; 7) Koma; 8) Terminal illness; 9) Luka bakar; dan 10) Terputusnya akar-akar syaraf plexus brachialis. Selain itu, rusaknya organ-organ tubuh penting (seperti ginjal dan tulang belakang) juga dapat disebabkan oleh kecelakaan.

5. Menanggung Terminal Illness

Di antara daftar 49 penyakit kritis dari Allianz, salah satunya adalah Terminal Illness. Apa pun nama penyakitnya, asalkan dokter telah mendiagnosa umur yang bersangkutan tidak akan melebihi 12 bulan, maka klaim penyakit kritis dapat diajukan.

6. Menanggung Transplantasi Organ Tubuh Penting

Organ tubuh seperti jantung, ginjal, pankreas, liver, paru-paru, dan sumsum tulang merupakan penyangga kehidupan manusia. Memiliki proteksi yang dapat digunakan untuk membiayai penggantian organ-organ tersebut akan memberikan rasa aman yang diperlukan oleh setiap orang.

7. Premi dan Biaya Asuransinya Murah

Mulai dengan premi 300 ribu per bulan, seorang pria dan wanita usia 30-an tahun dapat memiliki proteksi penyakit kritis sebesar 300 juta + proteksi jiwa 300 juta. Dan jika ingin terproteksi sebesar 1 miliar (UP jiwa 1 miliar + penyakit kritis 1 miliar), preminya 1 juta saja per bulan. Biaya asuransinya pun relatif lebih murah daripada produk sejenis di asuransi lain. Silakan dicek sendiri.

8. Menanggung hingga 100 Jenis Penyakit Kritis

Sekarang ini asuransi penyakit kritis Allianz memberikan pertanggungan hingga 100 jenis penyakit kritis. Bahkan untuk beberapa jenis penyakit kritis dapat mengajukan klaim mulai dari tahap permulaan. Maksudnya baru terdiagnosa penyakit kritis sudah bisa klaim.

Dari berbagai keunggulan di atas, jelas bahwa asuransi penyakit kritis Allianz adalah produk yang serba meliputi, karena menanggung hampir semua kondisi terburuk yang mungkin dialami manusia dan layak sebagai bahan pertimbangan bagi siapa pun yang membutuhkan asuransi penyakit kritis. Semoga kita senantiasa sehat.

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!